Peningkatan prosentase taqwa hari ini
mengapa
Mengapa dibuatnya halaman khusus kajian Al Quran dan Hadis ini?
saya membuat halaman khusus ini sebenarnya dalam rangka meningkatkan prosentase* agar kita termasuk dalam kelompok orang yg beruntung dan mengingatkan agar tidak meningkatkan resiko berada dlm kelompok orang yg merugi (terutama di hari ini... toh kita masih hidup kan?)
kita perlu melakukan aktifitas ibadah didunia ini atas dasar hukum seoptimal mungkin.
PENJELASAN
Meningkatkan prosentase*
Saya menggunakan kata ini mengingat bahwa manusia hanya bisa berusaha optimal u/ menjadi bagian dari kelompok orang2 beruntung...
dan bila sudah berusaha optimal , baru kita serahkan hasilnya kepada Allah.
Perasaan bukan indikator
Kita tidak bisa mengandalkan perasaan sebagai indikator bahwa apa yg kita lakukan atas dasar hukum atau tidak, tapi dengan mengetahui dasar hukum, kita bisa menilai apakah ibadah kita sesuai dasar hukum atau tidak.
contoh :
rokok tidak bagus (dasar hukum)
rokok itu enak (perasaan)
Mati itu hanya sekali
Diriwayatkan akan banyak sekali yg ingin dibalikan kembali ke dunia. Apakah mereka tidak beribadah atau sudah merasa beribadah tapi ternyata sia-sia?
jawabnya adalah dua duanya.
contoh : Meningkatkan prosentase bidang sholat
Berhubung bahwa sholat itu :
- Amalan pertama yg ditanya
- Sholat sesuai aturan yg hanya diterima
- Perasaan tidak bisa dijadikan indikator
- Mati itu sekali dan tidak bisa diulang lagi kalau salah
SEKILAS INFO SHOLAT
cek cara wudhu
syarat syah sholat wudhu, dan syarat syah wudhu adalah mengucapkan bismillah diawal wudhu.
cek cara sholat
Kita tidak bisa menjadikan rasa kenyamanan, rasa tenang, atau mungkin sampai menangis dalam melakukan sholat sebagai indikator (tanda) bahwa sholat kita bagus, tapi sejauh manakah sholat kita sesuai dgn dasar hukum .
cek hal2 pendukung
seperti tempat sholat, waktu sholat (bukan waktu larangan sholat), kesucian, tuma'ninah, aturan sholat berjama'ah, dan seterusnya.
Fungsi dibuatnya halaman ini hanya sebatas mengajak dan mengingatkan saja, saya tidak membahas secara detail tentang cara sholat, cara puasa, perbedaan dan ketentuan infaq dan sedekah, dan lain sebagainya. Bila anda tertarik u/ menginginkan info lebih banyak lagi, anda bisa kirim email ke saya di
info@kepribadian-malwa.com
subject "kajian"
Siapa tahu saya bisa membantu, Semoga halaman2 di kajian ini bermanfaat u/ anda dan selamat berjuang !
Maka saya membuat artikel dengan menggunakan cerita cerita atau analogi yg ada disekitar kita agar kita ingat tentang hal hal yg disebutkan diatas. Nah, kadang emang saya menggunakan gambar2 barat, artis2 terkini, orang2 terkenal itu semua bertujuan u/ menarik perhatian anda, coba klo saya pake cerita formal gak ada asik2nya, pasti baru liat sedetik, kemungkinan anda lewatin begitu saja, dan pesannya pun tak tersampaikan.
padahal dah dibikin gini aja masih banyak yg cuek kok... *nepok jidat*
UNSUR BID'AH
Saya dapat masukan bahwa kesan pertama dari halaman ini adalah bid'ah, karena penjelasan yg panjang lebar dari ayat Al Quran dan sepertinya kok kemana mana arahnya.
Ada beberapa fakta yg perlu saya sampaikan
1. Penjelasan berdasar prosedur
Penjelasan setelah ayat (mit) merupakan penjelasan yg saya terima dari mubaligh/mubalighot yg dlm menjelaskannya menggunakan mangkul - musnad - muthasil. Riwayat jelas, landasan guru nya jelas, dan bersifat menyampaikan (tidak mengintepretasikan sendiri) "not one man show"
2. Kita hidup dalam asumsi
Kita sering kali tidak mempertanyakan lagi sesuatu yg sudah ada di masyarakat, tapi kita langsung mempertanyakan sesuatu yg baru kita dengar atau bahkan kadang langsung menolaknya.
3. Manusia itu memiliki ego
Begitu seseorang sudah pernah mempelajari sesuatu di masa lalunya, maka akan terbentuk pola berpikir yg kuat dan seringkali hanya menerima hal hal yg sesuai dgn apa yg diyakininya.
Singkatnya, Bid'ah itu adalah :
melebihkan atau mengurangi dasar hukum yg diperintahkan
bukan melebihkan atau mengurangi "apa yg kita percayai".